Ya, tapi hanya dengan syarat yang ketat—dan secara umum Tidak direkomendasikan untuk keamanan pangan., khususnya untuk daging.
Jawaban singkat:
- Hanya digunakan untuk sayuran/buah, bukan daging mentah, tidak direndam dalam cairan.Anda dapat mencuci, mengeringkan, dan menggunakannya kembali beberapa kali.
- Menyentuh daging mentah, basah, pecah-pecah, atau kotorBuang saja.
Mengapa Anda harus berhati-hati:
- Bambu bersifat berpori → mudah memerangkap bakteri, minyak, dan sisa makanan.
- Sulit untuk mensterilkan bambu sepenuhnya.
- Tusuk sate yang digunakan kembali seringkali menjadi pecah dan tidak aman untuk digunakan saat makan.
Jika Anda benar-benar ingin menggunakannya kembali:
- Gosok hingga bersih dengan air sabun panas segera setelah digunakan.
- Rendam dalam larutan pemutih encer atau rebus sebentar.
- Biarkan mereka keringkan sepenuhnya dengan udara (kelembapan = jamur).
- Periksa apakah ada serpihan kayu, kayu yang lunak, atau jamur sebelum digunakan kembali.
Untuk sebagian besar masakan rumahan, menggunakan tusuk sate bambu baru setiap kali adalah pilihan yang paling aman dan mudah.




